Category: Wisata Alam

Objek Wisata Air Panas Gunung Pancar Bogor

Objek Wisata Air Panas Gunung Pancar Bogor

Objek Wisata Alam Indonesia ini terletak di Desa Karang tengah, kecamatan Babakan Madang, Citeureup, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Untuk mencapai Objek Wisata Air Panas Gunung Pancar dapat ditempuh dari dua arah. Pertama, Dengan lewat pintu tol Sentul menuju Desa Babakan Madang dan Desa Karang Tengah dengan waktu tempuh selama setengah jam. Kedua, melalui kota Bogor, melewati Bogor Baru, lalu sampai di Desa Karang Tengah. Waktu tempuhnya hanya sekitar 1 jam.

Tiket masuk Objek Wisata Air Panas Gunung Pancar ini adalah Rp 1.000,-/orang. Jika Anda membawa mobil akan dikenakan tarif Rp 2.000,-, motor Rp 1.000,-, dan untuk sepeda gunung Rp 500,-. Tarif inilah yang penulis dapatkan saat berkunjung ke Objek Wisata Air Panas Gunung Pancar Bogor awal tahun 2013 ini.

Hutan pinus merupakan panorama yang akan Anda selama menuju lokasi Objek Wisata Air Panas Gunung Pancar. Kesejukan pun tercipta dari barisan pepohonan hijau tersebut. Sesampainya di lokasi pemandian, Anda harus kembali membayar tiket masuk sebesar Rp5.000,00/orang dan tarif untuk mobil Rp10,000,00.

Air panas yang terdapat di Objek Wisata Air Panas Gunung Pancar mengandung zat mineral (bukan belerang) yang baik untuk mengeluarkan racun atau lemak berlebihan dalam tubuh, melancarkan peredaran darah melalui cairan keringat, dan menormalkan sistem saraf.

Untuk dapat menikmati air panas yang ada di Objek Wisata Air Panas Gunung Pancar, Anda harus kembali membayar yaitu orang dewasa sebesar Rp20.000,00 dan anak-anak Rp 10.000,-. Air panas telah dialirkan melalui pipa ke dalam kolam khusus pria, khusus wanita, dan khusus anak-anak.

Untuk tempat penginapan, Anda bisa menyewa kamar di Giritirta Hot Spring Report & Spa. Sumber air panas Giritirta terisolasi di tengah Gunung Pancar. Tempat ini berkonsep alam dan cocok bagi Anda yang ingin sejenak melupakan suasana kota. Tersedia pilihan, baik kamar mapun villa. Tarifnya bervariasi, mulai dari Rp 700.000,- sampai Rp 2.000.000,-/malam. Giritirta juga menyediakan perawatan kebugaran dan kecantikan sampai berendam di kolam terbuka, namun VIP, tarifnya Rp 50.000,-/jam. Setelah puas berendam, Anda bisa membasuh tubuh dengan air pancuran yang dingin. Semuanya bisa Anda nikmati ketika berkunjung ke Objek Wisata Air Panas Gunung Pancar Bogor.

Demikianlah artikel tentang Objek Wisata Alam Indonesia berupa Wisata Air Panas Gunung Pancar Bogor pada kesempatan kali ini. Wee Wee.

Objek Wisata Bono River Surga Bagi Para Peselancar

Objek Wisata Bono River Surga Bagi Para Peselancar

Objek Wisata Bono River surga baru bagi peselancar. Pernah dengar kata Bono sebelumnya, Bono merupakan fenomena alam yang menakjubkan yang terjadi di hilir Sungai kampar atau lebih dikenal dengan sebutan Semenanjung Kampar, tepatnya di Kabupaten Pelalawan Provinsi Riau.

Bono adalah fenomena alam yang datang sebelum pasang. Air laut mengalir masuk dan bertemu dengan air sungai Kampar sehingga terjadi gelombang dengan kecepatan yang cukup tinggi, dan menghasilkan suara seperti suara guntur dan suara angin kencang. Pada musim pasang tinggi, gelombang sungai Kampar bisa mencapai 4-6 meter, membentang dari tepi ke tepi menutupi keseluruhan badan sungai. Peristiwa ini terjadi setiap hari, siang maupun malam hari.

Objek wisata Bono River berada di teluk meranti, Teluk Meranti merupakan sebuah kelurahan yang berada di Kecamatan Teluk Meranti Kabupaten Pelalawan Propinsi Riau. Secara geografis lokasi teluk meranti berada di bantar sungai kampar tepat di hilir / muara sungai kampar.

Sejarah Objek Wisata Bono River

Objek Wisata Bono River merupakan sebuah legenda hidup untuk masyarakat yang tinggal di sepanjang sungai kampar khususnya di bagian muara sungai kampar. Karena gelombang bono ini bisa menghasilkan ombak besar yang sangat mematikan. Menurut cerita orang dulu, gelombang bono ini dapat membentuk 7 (tujuh) ombak besar yang sangat menakutkan. Ketika itu pada zaman penjajahan belanda, akses transportasi mereka sering terganggu karena adanya gelombang bono ini.

Sehingga pada suatu saat sang komandan memberikan arahan untuk menembak gelombang bono. Dan entah denga “kesaktian” apa salah satu ombak besar tersebut setelah ditembak oleh Belanda sampai sekarang tidak pernah muncul lagi. Sehingga gulungan gelombang yang ada saat ini hanya tinggal 6 (enam) saja.

Mengetahui dahsyatnya gelombang bono di sungai kampar ini, mengundang para peselancar untuk bisa berselancar diatas gelombang bono ini. Dan hanya ada satu-satunya di Indonesia daerah atau kawasan yang bisa berselancar di gelombang atau ombak sungai hanya ada di Sungai Kampar Kabupaten Pelalawan Riau. Para peselancar menjuluki bono river sebagai  “SEVEN GHOST” in Sumatera Island.

Bagi anda yang ingin berkunjung dan melihat atau malah berselancar dengan gelombang bono ini dapat menempuh  dengan pesawat atau mobil, kalo naik pesawat anda harus menuju pekanbaru (Bandara Sutan Syarif Qasim II), lalu dengan menggunakan mobil sewaan atau punya family dan teman bisa diminta untuk dihantarkan ke Desa Teluk Meranti. Perjalanan pekanbaru – Teluk Meranti berkisar 5-6 jam perjalanan dan akan melalui Pangkalan Kerinci (ibukota Pelalawan). Setelah itu sampai lah anda ke jalan lintas bono untuk menuju Teluk Meranti.

Mudah-mudahan Objek Wisata Bono River dapat menjadi wisata andalan di Indonesia, khususnya provinsi Riau. Selamat berkunjung kesana dan nikmati keindahan-nya. Wee Wee.

Berwisata ke Pulau Komodo Yang Menegangkan

Berwisata ke Pulau Komodo Yang Menegangkan

Pulau Komodo ini terletak di kepulauan Nusa Tenggara. Taman Nasonal Pulau Komodo ini terletak diantara 2 pulau yaitu pulau Sumbawa dan Pulau Flores antara perbatasan Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Nusa Tenggara Barat (NTB). Taman Nasional ini terdiri dari 3 pulau utama atau pulau yang sedikit besar yaitu Pulau Komodo, pulau Rica, dan pulau Padar serta beberapa pulau kecil dengan luas daratan 603 km2.

Pada tahun 1910 Belanda menamai pulau ini dengan julukan pulau komodo. Cerita ini berawal dari Letnan Steyn Van Hens Broek yang mencoba membuktikan laporan pasukan Belanda tentang adanya hewan besar menyerupai naga di pulau tersebut. Steyn lantas membunuh seekor komodo tersebut dan membawa dokumentasinya ke Museum and Botanical Garden di Bogor untuk diteliti.

Pulau ini dikenal sebagai habitat asli komodo. Di pulau ini, hewan komodo berkembang biak dengan baik. Hingga Agustus 2009, di pulau ini terdapat 1300 ekor komodo.

Habitat komodo di alam bebas telah menyusut dan karenanya IUCN memasukkan komodo sebagai spesies yang rentan terhadap kepunahan. Biawak besar ini kini dilindungi di bawah peraturan pemerintah Indonesia dan sebuah taman nasional didirikan untuk melindungi mereka. Simak Juga Tips Wisata Berpetualang di Kawah Ijen.

Tidak hanya untuk melihat komodo saja dipulau komodo ini,tp ada beberapa lokasi yang menarik untuk dikunjungi antara lain:

1. Loh Liang: merupakan daerah konsesi wisata yang dikelola oleh PT. Putri Naga Komodo (PT. PNK). Aktivitas yang dapat dilakukan antara lain pengamatan satwa komodo, rusa, babi hutan, pengamatan burung, bermain kano dll.

2. Pantai Merah: merupakan pantai dangkal yang indah dengan terumbu karang yang menawan. Aktivitas yang biasa dilakukan oleh turis yang berkunjung adalah snorkeling atau mandi matahari.

3. Loh Sebita: Loh Sebita merupakan daerah mangrove dan aktivitas yang cukup menarik untuk dilakukan adalah pengamatan burung serta trekking.

4. Loh Buaya: merupakan daerah konsesi wisata yang dielola oleh PT. Putri Naga Komodo (PT. PNK). Aktivitas yang dapat dilakukan antara lain pengamatan satwa komodo, rusa, kerbau, burung, monyet ekor panjang, kuda liar, pengamatan burung, bermain kano, dll.

5. Pulau Kalong: Aktivitas yang dapat dikunjungi antara lain pengamatan koloni kelelawar dalam jumlah yang cukup besar. Pengamatan paling menarik dilakukan pada saat sore hari dimana kelelawar mulai keluar untuk mencari makan.

6. Golo Kode: Dari puncak bukit yang dikenal dengan Golo Kode, pengunjung dapat menyaksikan panorama dan bentang alam yang cukup fantastik karena keterwakilan berbagai tipe ekosistem dapat disaksikan dari tempat ini.

7. Selat Molo: selat yang memiliki arus deras seperti air sungai yang mengalir pada saat pasang.

Terdapat 36 situs penyelaman di dalam kawasan TN. Komodo. Yang sering dikunjungi oleh wisatawan mancanegara untuk menyelam dan snorkeling yakni: Pulau Tatawa, Pantai Merah, Gililawa Laut, Loh Dasami, Pillar Steen, Batu Bolong dan Taka Makasar.

Untuk mencapai tempat ini bisa dilakukan lewat jalan Lewat darat melalui Bali – Mataram (P. Lombok) – Bima – Sape (P. Sumbawa), kemudian diteruskan dengan perjalanan menggunakan kapal feri setiap hari menuju Labuan Bajo. Dari Labuan Bajo pengunjung dapat berkunjung ke Taman Nasional Komodo menggunakan kapal boat atau speedboat. Alternative lain adalah melalui udara. Wee Wee.